Pages

Sabtu, 16 Desember 2017

NASI BEKEPOR, LAGU DAERAH KUTAI TENGGARONG (Lirik beserta maknanya)

Cipt. H. Ismed Rizal

Gangan lah labu tontong bengkela
Sanga cabe’ salai pedas rasanya
Jero’ tegaron pucuk sawiinya
Sambalah kacang nyaman Rasanya

Gede’ gede’ sida embo’ dengan busu
Ase’ lah makan mandi’ tahu-tahu
Apalagi nasinya si beras baru
Mentuha lalu mandi’ di imbu

Gangan lah terong bebawang hutan
Tontong lah poto’ si gence ruan
Panggang jelawat banyak lemaknya
Pirik lah cabe pedas rasanya

Gede’ gede’ sida embo’ dengan busu
Ase’lah makan mandi’ tahu-tahu
Apalagi nasinya si beras baru
Bentuha lalu mandi’ di imbu

Itu makanan etam di Kutai
Nyaman dimakan sesudah bejohor
Amunlah adat etam di kutai
Habis berega terus behonjor

Gede’ gede’ sida embo’ dengan busu
Ase’lah makan mandi’ tahu-tahu
Apalagi nasinya si beras baru
Bentuha lalu mandi’ di imbu

DESKRIPSI
Subjektif: lagu ini sangat rmenarik arena menggunakan bahasa daerah kutai, dengan irama riang, sehingga hal ini memberikan nilai tamnbah, karena orang yang mendengarnya menjadi bahagia dan senang, dan dengan lagu ini orang-orang yangmendengrnya menjadi bahagia.selain itu lagu inimengangkat tema makana, sehingga membuat orng yang mendengarny teringat dengan nasi bekepor.

Objektif:  Lagu ini bercerita tentang makanan khas daerah, yaitu nasi bekepor, nasi bekepor adalah nasi  liwet dengan campuran, minyak sayur, rempah-rempah dan potongan ikan asin.  Nasi ini dapat di makan dengan lauk lain, seperti daging masak bumi hangus, dan sayur gangan asam Kukar. Daging masak bumi hangus semacam daging bumbu kecap. Gangan asam Kukar adalah sejenis sayur asem, seperti pindang hanya jauh lebih berbumbu, dengan memakai kepala ikan dan ubi manis. Lagu ini di suguhkan dengan irama yang menarik, sehinnng nyaman untuk di nyanyikan lah orang banyak. Lagu ini di ciptakan untuk mempopulerkan nasi bekepor, agar tidak punah, sehingga masakan khas Kalimantan Timur ini tidak punah. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Blogger news

Blogroll

About